Sabtu, 08 Maret 2014



saat pagi menyambut, setiap dari padamu akan segera menyapa hari,kemudian segera menatap mentari dan bergegas untuk merangkai lagi, siang yang terik akan menjadi saksi jerih payah yang engkau lalui dan akan slalu menjadi sumber saksi buatmu untuk tetap terus berusaha demi melanjutkan hidup,saat petang kembali, kau kembali dalam rumah dan berkumpul bersama saudaramu,dan ketika malam tiba," engkau tertidur lagi dalam keheningan,, saat hening tiba sadarkah, " jika ada seseorang di luar sana yang masih berkeringat mencari kehidupan dengan mempertaruhkan nyawa dalam pekat malam.
tapi itulah kenyataan hidup yang slalu tak sejalan dengan langah yang seharusnya bisa di pahami
biarkanlah hari-harimu menjadi suatu cerita yang indah. lingkupilah semua itu dengan rasa bersyukur dan slalu beralaskan DOA...... salam damai



setelah zaman pembentukaan dimulai, zaman himbawan pun telah selesai dilaksanakan oleh nabi-nabi dan para utusan terdahulu, kini masuk di zaman peneguran, bahaya, bencana dan gejala alam yg mengherankan , kelaparan, ketidak adilan, kerusuhan dimana mana, keanehan, ketidak wajaran pelanggaran norma,,dan perpecahan pun telah berlangsung di zaman ini ,dan para pengkaj ilmu yang berlayar dari sumber pertama dan berbalik haluan,, asal mula mungkin akan menjadi sumber yg berputar 180 derajat dari misi awal, pada zaman ini manusia juga akan berlari kesana kemari utk mencari keselamatan diri,dan juga seorang teman akan mampu berkhianat di permaian antara hidup dan mati........ salam damai.


 yg terkecil akan menjadi yg terbesar, dan yang terdahulu akan menjadi yang terdepan,, seorang pelayan hendaklah dia melayani dan bukan untuk dilayani, jgn lah pernah menyelundup kan gandum dari ladang yg di titipkan utk engkau kerjakan ( mencari upah keuntungan dari pekerjaan Tuhan) sebab engkau tak akan beroleh hasil dari upahmu dari sang pemilik kebun.. karna si pemilik kebun mengetahuinya apa yg ada di kebunnya hendaklah dirimu sperti benih yg ditabur pada tanah yg subur,, yg slalu mengerti dan bijaksana dalam melakukan sgala hal yg terbaik dari yg kamu ketahui,, jgnlah engkau kwatir akan kehidupan, sebab rizky telah dititipkan untuk kau temukan,,,, lakukan lah pekerjaanmu diladang itu dengan benar,, pisahkan dua porsi dalam pekerjaanmu, upah ladang untuk pahalamu, dan upah pekerjaan dunia utk kebutuhan hidupmu.......


hadapi semua dengan senyuman, dunia hanya tempat wadah permainan raga,,, biarkanlah roh yang ada dari padamu tumbuh dewasa,,setiap kejadian mempunyai makna dan kesudahannya sendiri,, setelah waktu melaju barulah kamu berfikir waktu itu smakin ringan melangkah dan semua yang berlalu adalah jejak dari langkah masalalu yang tak bisa di ulang untuk dirombak ulang lakonnya,,,, lakukanlah yang terbaik menurut peran yang banyak di senangi oleh pemantau kehidupan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar